ASURANSI TERHADAP AKTIVA TETAP

ASURANSI TERHADAP AKTIVA TETAP

ASURANSI TERHADAP AKTIVA TETAP

ASURANSI TERHADAP AKTIVA TETAP
ASURANSI TERHADAP AKTIVA TETAP

Asuransi : mengalihkan resiko pada pihak lain terhadap kemungkinan rugi karena adanya musibah yg tdk diharapkan. Yg akan dihitung adalah besarnya ganti rugi yg akan diterima oleh perusahaan Bila mengalami musibah.

Persyaratan asuransi :
· Bukan asuransi bersama : bila timbul musibah, ganti rugi seolah-olah ditanggung semua oleh perusahaan asuransi.
· Asuransi bersama : Asuransi yg ditanggung bersama antara pihak yg mengasuransi-kan & perusahaan asuransi.

1. BUKAN ASURANSI BERSAMA

Penentuan Ganti Rugi : dipilih yg lebih rendah antara jml pertanggungan & kerugian riil
Jumlah pertanggungan : jumlah yg tertulis dalam polis
Kerugian Riil (KR) : % kerusakan x harga pasar aktiva saat terjadi musibah

2. ASURANSI BERSAMA

Ganti Rugi yg akan diterima sebesar yg lebih rendah antara :
* Jumlah pertanggungan
* Jumlah kerugian riil
* Batas minimum yg dikehendaki (Co Insurance Requirement/ CIR) :
CIR = Jumlah pertanggungan x kerugian Riil
% asuransi bersama x harga pasar

Example :
Suatu Perseroan Terbatas mengasuransikan gedung pabrik dgn jumlah pertanggungan Rp 40.000.000,00. Suatu saat gedung terbakar & memusnahkan 60% gedung pabrik. Harga pasar gedung saat itu Rp 60.000.000,00. Hitung ganti rugi yg akan diterima oleh perusahaan.
Jawab :
Jumlah pertanggungan : Rp 40.000.000,00
Kerugian Riil : 60% x Rp 60.000.000,00 = Rp 36.000.000,00

Bukan asuransi bersama :
Ganti Rugi yg akan diterima perusahaan : Rp 36.000.000,00

Asuransi bersama 80%
CIR = 40.000.000 x Rp 36.000.000 = Rp 30.000.000
80%x60.000.000
Ganti rugi yg diterima = Rp 30.000.000

Beberapa kemungkinan asuransi

1 aktiva, 1 polis
bukan asuransi bersama Þ GR = pertimbangkan 2 hal
asuransi bersama Þ GR = pertimbangkan 3 hal
Beberapa aktiva, 1 polis
Cara menentukan ganti rugi
· Alokasikan jumlah pertanggungan ke setiap jenis aktiva, dgn dasar perbandingan harga pasar aktiva.
· Tentukan asuransi bersama atau bukan

Baca juga: PPKI

Example :
Perusahaan mengasuransikan gedung pabrik & mesin-mesin dgn jumlah pertanggungan Rp 150.000.000,00. Suatu saat terjadi kebakaran yg mengakibatkan kerusakan mesin 80%, & gedung rusak 50%. Harga pasar mesin Rp 120.000.000,00 & harga pasar gedung Rp 80.000.000,00.
Jawab:
Alokasi jumlah pertanggungan ke aktiva
Jumlah pertanggungan mesin = 120.000.000 x 150.000.000 = 90.000.000
200.000.000

Jumlah pertanggungan gedung = 80.000.000 x 150.000.000 = 60.000.000
200.000.000
Kerugian riil
Mesin = 80% x 120.000.000 = 96.000.000
Gedung = 50% x 80.000.000 = 40.000.000

Bukan asuransi bersama
Ganti rugi = 90.000.000 + 40.000.000 = 130.000.000

Asuransi bersama
CIR = 90.000.000 x 96.000.000 = 96.000.000
75% x 120.000.000
CIR = 60.000.000 x 40.000.000 = 40.000.000
75% x 80.000.000
Jumlah ganti rugi = 90.000.000 + 40.000.000 = 130.000.000