Beberapa Contoh Interaksi

Beberapa Contoh Interaksi

  • Interaksi Farmakokinetika Pada Fase Absorpsi

        Tetrasiklin (A) dengan Antasida ( Ca, Mg, Al )atau dengan  tablet besi /Fe (B)—– Tetrasiklin akan diikat membentuk senyawa kompleks/Chelat yang tidak di absorpsi —–efek tetrasiklin akan dihambat/hilang.

  • Interaksi Farmakokinetika Pada Fase Metabolisme

        seorang ibu penderita TB paru  yang minum Ripamfisin bersamaan  dengan obat kontrasepsi oral——-maka Ripamfisin akan menginduksi obat kontrasepsi oral dan menyebabkan efeknya diganggu dan tidak bermanfaat—— sehingga si ibu tetap hamil

  • Interaksi Obat Pada Fase Farmakodinamika

        Penggabungan Sulfametoksazol  dan Trimetoprim  yang memiliki sifat sama sebagai anti bakteri—— memiliki efek sinergistik yang kuat sehingga sejak itu dan sampai sekarang dikenal satu produk anti bakteri golongan sulfa yang lebih potensial dalam bentuk kombinasi : Kotrimoksazol.

  • Interaksi Obat-Makanan

–       Tetrasiklin dengan susu atau makanan yang mengandung ion Ca, Mg, Fe absorpsinya dikurangi karena terbentuknya senyawa chelat yang tak larut.

–       absorpsi Griseofulvin meningkat jika diberikan bersama makanan yang mengandung lemak.

  • Interaksi Farmakokinetika,

        Terjadi bila salah satu obat mempengaruhi obat lainnya dalam proses : Absorpsi, Distribusi,  Biotransformasi, dan Ekskresi, sehingga kadar plasma obat ke II meningkat/menurun.
akibatnya : terjadi peningkatan toksisitas atau penurunan efektivitas obat

  • Interaksi Farmakodinamika,

        Interaksi antara obat yang bekerja pada sistem reseptor, tempat kerja, atau sistem fisiologik yang sama sehingga terjadi efek yang aditif, sinergistik, atau antagonistik.

  • Contoh Interaksi Farmakokinetika Pada Fase Distribusi

        Warparin (Anti-koagulan)  dengan salisilat, fenilbutazon, fenitoin, As.mef perdarahan

  • Contoh Interaksi Farmakokinetika Pada Fase Ekskresi

        Probenesid (A) diberikan bersama-sama dengan penisilin (B) pada pengobatan GO—–obat A akan  menghambat sekresi obat B—-efek penisilin diperpanjang—memperpanjang kontak penisilin dengan bakteri penyebab sampai mati. Atau : Pemakaian diuretik (furosemid) pada kasus keracunan obat dengan tujuan meningkatkan aliran urin dan meningkatkan ekskresi obat

 

Sumber :

https://finbarroreilly.com/