Dekade 50an

Table of Contents

Dekade 50an

Kegiatan bimbingan pada masa dekade ini lebih banyak tersirat dalam berbagai kegiatan pendidikan. Upaya membantu siswa dalam mencapai prestasi lebih banyak dilakukan oleh para guru di kelas atau diluar kelas.  Akan tetapi pada hakikatnya bimbingan telah tersirat dalam pendidikan dan benar-benar menghadapi tantangan dalam membantu siswa disekolah agar dapat berprestasi meskipun dalam sotuasi yang amat darurat. Pada masa ini masih banyak orang tua yang enngan menyekolahkan anaknya, dan banyak pula anak yang putus sekolah. Hal itu berkaitan dengan kehidupan sosial ekonomi yang dipengaruhi oleh kehidupan kolonial. Keadaan ini menantang para pendidik waktu itu untuk mengajak dan meyakinkan orang tua dan anak untuk mengikuti pendidikan.pendekatan bimbingan sangat diperlukan untuk mengahadapi tantang tersebut.

  1. Dekade 60an

Beberapa peristiwa penting dibidang pendidikan pada masa dekade 60an :

  1. Ketetapan MPRS tahun 1966 tentang Dasar Pendidikan Nasional

2.Lahirnya kurikulum SMA Gaya Baru 1964, dengan keharusan pelaksanaan bimbingan dan konseling.

  1. Lahirnya kurikulum 1968
  2. Kelahiran IKIP sebagai perpanduan IPG dan fKIP berdasarkan keputusan Presiden no 1/1963.

5.lahirnya jurusan Bimbingan dan Konseling di IKIP tahun 1963.

Beberapa upaya untuk merintis pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling pada dekade ini antara lain:

  1. Anjuran dari pada pengelolah, agar sekolah-sekolah melaksanakan bimbingan dan konseling
  2. Dibukanya jurusan bimbingan dan konseling pada beberapa IKIP dan masuknya mata kuliah bimbingan dan konseling di IKIP
  3. Penyelenggaraan penataran bagi para petugas atau calon petugas bimbingan dan konseling disekolah.
  4. Gerakan memasyarakatan perlunya bimbingan dan konseling disekolah
  5. Publikasi kepustakaan yang berkaitan dengan bimbingan dan konseling.

sumber :