DJP Jabar I Terima Uang Tebusan Capai Rp.1 Triliun

DJP Jabar I Terima Uang Tebusan Capai Rp.1 Triliun

DJP Jabar I Terima Uang Tebusan Capai Rp.1 Triliun

DJP Jabar I Terima Uang Tebusan Capai Rp.1 Triliun
DJP Jabar I Terima Uang Tebusan Capai Rp.1 Triliun

BANDUNG-Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah

guna menarik dana milik warga Indonesia yang disimpan di bank luar negeri, salah satunya dengan undang-undang nomor 11 tahun 2016 tentang pengampunan pajak atau Tax Amnesty.

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jabar I mencatat, uang tebusan dari program pengampunan pajak atau tax amnesty telah mencapai Rp1,039 triliun.

Menurut Humas DJP Jabar I, Slamet Rianto uang tebusan sebesar Rp1,039 triliun tersebut, berasal dari 2.000 surat penyataan harta (SPH).

“Kita terus melakukan sosialisasi kepada para wajib

pajak sejak digulirkan program tax amnesty, kita sudah melakukan 45 kali sosialisasi yang dihadiri lebih dari 9.000 audiens,” ucapnya.

Sementara untuk dana repatriasi sejauh ini terkumpul Rp 73 miliar dan untuk dana deklarasi luar negeri terkumpul sebanyak Rp1,4 triliun serta dana deklarasi dalam negeri sebesar Rp 10,2 triliun.

Slamet menambahkan, wajib pajak yang memiliki harta di dalam negeri yang mengikuti tax amnesty pada periode I (1 Jul-30 Sep 2016) mendapat potongan sebesar 2% dari harta yang dilaporkan.

“Pada periode II (1 Okt-31 Des 2016) tarifnya sebesar 3%

dan pada periode III (1 Jan-31 Mar 2017) tarifnya sebesar 5%,” kata Slamet, dalam sebuah diskusi di Rumah Enak-Enak, Jl. Cihapit No.33, Rabu (21/09).

Sementara wajib pajak yang memiliki harta di luar negeri yang mengikuti tax amnesty pada periode I (1 Jul-30 Sep 2016) mendapat potongan sebesar 4% dari harta yang dilaporkan dan pada periode II (1 Okt-31 Des 2016) tarifnya sebesar 6% dan pada periode III (1 Jan-31 Mar 2017) tarifnya sebesar 10%.

 

Baca Juga :