FUNGSI KOMUNIKASI

FUNGSI KOMUNIKASI

Menurut Harold D. Laswell, fungsi-fungsi komunikasi adalah sebagai:

  1. Penjajagan/pengawasan lingkungan.
  2. Menghubungkan bagian-bagian yang terpisah dari masyarakat untuk menanggapi lingkungannya.
  3. Menurunkan warisan sosial dari generasi ke generasi berikutnya.

Menurut Laswell lagi, ada tiga kelompok yang selama ini melaksanakan ketiga fungsi tersebut. Fungsi pertama, dijalankan oleh para diplomat, atase dan koresponden luar negeri sebagai upaya menjaga lingkungan.

Fungsi kedua lebih diperankan oleh para editor, wartawan dan juru bicara sebagai penghubung respon internal. Fungsi ketigadiperankan oleh para pendidik di dalam pendidikan informal maupun formal karena terlibat mewariskan adat kebiasaan, nilai, dari generasi ke generasi.

Charles R. Wright menambahkan satu lagi fungsi komunikasi, yakni entertainment (hiburan) yang menunjukkan pada tindakan-tindakan komunikatif yang terutama sekali dimaksudkan untuk menghibur dengan tidak mengindahkan efek-efek instrumental yang dimilikinya.

Fungsi pengawasan menunjukkan pengumppulan dan distribusi informasi baik di dalam maupun di luar masyarakat tertentu. Tindakan menghubungkan bagian-bagian meliputi interpretasi informasi mengenai lingkungan dan pemakainya untuk berperilaku dalam reaksinya terhadap peristiwa-peristiwa dan kejadian-kejadian tadi. Adapun fungsi warisan sosial berfokus pada pengetahuan , nilai, dan norma sosial.

Dalam hal ini kita bisa mengamati proses difusi-inovasi. Dalam suatu masyarakat pedesaan, misalnya, akan terjadi perubahan ketika ditemukan inovasi sehubungan dengan cara mengolah sawah dengan traktor. Sistem komunikasi akan melaksanakan fungsi pertama (penjajagan/pengawasan lingkungan) dengan mengadakan penjajagan lingkungan tempat di mana akan diterapkan inovasi tersebut. Kemudian, diadakan  koleksi data tentang karakteristik warga desa, siapa tokoh-tokohnya, apakah mungkin diterapkan inovasi dalam waktu dekat dan bagaimana dampaknya. Penjajakan tersebut akan menentukan keberhasilan inovasi di masa mendatang.

Komunikasi juga seharusnya mampu menghubungkan antarbagian masyarakat dalam menanggapi lingkungannya (fungsi kedua). Lewat komunikasi interpersonal atau lewat tetua kampung, pemuka pendapat (opinion leader), suatu inovasi akan menjadi perbincangan hangat, kemungkinan bisa dilaksanakan atau tidak. Setelah itu, jika memang baik akan dilaksanakan dalam jangka waktu lama dan terjadi pewarisan nilai tertentu kepada generasi selanjutnya (fungsi ketiga).[6]

 

sumber :

https://solopellico3p.com/beli-mobil-bekas/