Investasi, Tingkat Bunga dan Pasar Barang

Investasi, Tingkat Bunga dan Pasar Barang

Ketika tingkat bunga turun, Investasi yang direncanakan naik. Ketika tingkat bunga naik, Investasi yang direncanakan turun. Alasan dari efek ini, ingatlah bahwa Investasi adalah pembelian modal baru oleh perusahaan. Keputusan perusahaan untuk berinvestasi pada suatu proyek bergantung pada apakah laba yang diharapkan dari proyek tersebut seuai dengan biaya. Biasanya, biaya proyek investasi yang besar adalah biaya bunga.

Uang yang dipertimbangkan untuk menjalankan proyek umumnya dipinjam dan dilunasi kembali pada periode yang lebih lama. Biaya rill proyek investasi bergantung sebagian pada tingkat bunga—biaya meminjam. Ketika tingkat bunga naik, uang menjadi lebih mahal dan sedikit proyek yang mungkin dijalankan. Kenaikkan tingkat bunga, ceteris peribus, cenderung mengurangi tingkat belanja investasi yang direncanaka. Ketika tingkat bunga turun, akan lebuh murah meminjam uang dan lebih banyak proyek invetasi yang mungkin dijalankan, penurunan tingkat bunga citeris paribus, cenderung menaikkan tingkat belanja investasi yang direncanakan.

Hubungan antara tingkat bunga dan investasi yang direncanaka diilustrasikan oleh kurva permintaan yang melandai turun:“Semakin tinggi tingkat bunga, semakin rendah pula tingkat Investasi yang direncanakan.” Investasi yang direncanakan bergantung pada tingkat bunga untuk mempertimbangkan pengaruh hubungan ini terhadap pengeluaran agregat yang direncanakan (AE).

AE ≡ C + I + G

Banyak tingkat I yang mungkin terjadi, masing – masing berhubungan dengan tingkat bunga yang berbeda. Ketika tingkat bunga berubah, investasi yang direncanakan berubah pula. Oleh sebab itu, perubahan tingkat bunga (r) juga menyebabkan perubahan belanja total yang direncanakan (C + I + G).  Efek perubahan tingkat bunga meliputi :

  1. Tingkat bunga yang lebih tinggi (r) menghambat investasi yang direncanakan (I)
  2. Investasi yang direncanakan adalah bagian dari pengeluaran agregat yang direncanakan (AE)
  3. Oleh sebab itu, ketika tingkat bunga naik, pengeluaran agregat yang direncanakan (AE) pada segala tingkat pendapatan turun.
  4. Akhirnya, penurunan pengeluaran agregat yang direncanakan menurunkan output (pendapatan) ekuilibrium (Y) sebesar pengganda penurunan awal investasi yang direncanakan.

3.4  Permintaan Uang, Output (Pendapatan) Agregat dan Pasar Uang

Tingkat bunga mempengaruhi tingkat belanja investasi yang direncanakan sehingga juga mempengaruhi pasar barang. Sekarang kita lihat cara pasar barang mempengaruhi pasar uang. Peningkatan tingkat bunga meningkatkan biaya peluang memegang uang yang tak berbunga (jika dibandingkan dengan obligasi berbunga), yang mendorong orang untuk menyimpan lebih banyak dana dalam obligasi dan lebih sedikit dalam saldo rekening cek.

sumber :

https://poekickstarter.com/minecraft-apk/