Kutub As-sittah (Kitab Hadits yang Enam)

Kutub As-sittah (Kitab Hadits yang Enam)


1. Kitab Shohih Bukhari

Abu Abdillahh Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al-Mughiroh bin Bardizbah, adalah ulama hadits yang sangat masyhur, kelahiran Bukhara. Suatu kota di Uzbekistan, wilayah Unisoviet. Beliau terkenal dengan Bukhary. Beliau telah memperoleh hadits dari beberapa Hafidh, antara lain Maky bin Ibrahim, ‘Abdullah bin Musa Al-‘Abbasy, Abu ‘Ashim As-Syaibany dan Muhammad bin ‘Abdullah Al-Anshary.
Karya beliau yang terkenal adalah Jami’us-Shahih Bukhary. Yakni kumpulan hadits-hadits shahih yang beliau persiapkan selama 16 tahun lamanya. Beliau sangat berhati-hati menuliskan tiap hadits pada kitab ini, ternyata setiap hendak mencantumkan dalam kitabnya, beliau lebih dulu mandi dan bersholat Istikharah, minta petunjuk baik kepada Allah, tentang hadits yang akan ditulisnya.
Kitab tersebut berisikan hadits-hadits shahih semuanya, berdasarkan pengakuan beliau sendiri, ujarnya; “Saya tidak memasukkan hadits dalam kitabku kecuali shohih semuanya”.
Jumlah hadits yang dituliskan dalam kitab jami’nya sebanyak 6.397 buah, dengan terulang-ulang, belum dihitung yang mu’allaq dan mutabi’, yang mu’allaq berjumlah 1.341 buah, dan yang mutabi’ sebanyak 384 buah, jadi seluruhnya berjumlah 8.122 buah, diluar yang maqtu’ dan mauquf.

2. Kitab Shohih Muslim

Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 202 H atau 817 M. Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. Naisabur, yang sekarang ini termasuk wilayah Rusia, dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara’a an Nahr, artinya daerah-daerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan, Asia Tengah. Pada masa Dinasti Samanid, Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun. Seperti halnya Baghdad di abad pertengahan, Naisabur, juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. Di sini pula bermukim banyak ulama besar.

Penjelasan

Imam Muslim yang dikenal sangat tawadhu’ dan wara’ dalam ilmu itu telah meriwayatkan puluhan ribu hadits. Menurut Muhammad Ajaj Al Khatib, guru besar hadits pada Universitas Damaskus, Syria, hadits yang tercantum dalam karya besar Imam Muslim, Shahih Muslim, Drs.Fatchur Rahman Ikhtisar Mushthalahul Hadits,hal.375-378.
berjumlah 3.030 hadits tanpa pengulangan. Bila dihitung dengan pengulangan, katanya, berjumlah sekitar 10.000 hadits. Sementara menurut Imam Al Khuli, ulama besar asal Mesir, hadits yang terdapat dalam karya Muslim tersebut berjumlah 4.000 hadits tanpa pengulangan, dan 7.275 dengan pengulangan. Jumlah hadits yang beliau tulis dalam Shahih Muslim itu diambil dan disaring dari sekitar 300.000 hadits yang beliau ketahui. Untuk menyaring hadits-hadits tersebut, Imam Muslim membutuhkan waktu 15 tahun.
Kitab shohih ini berisikan sebanyak 7.273 buah hadits, termasuk dengan yang terulang. Kalau dikurangi dengan hadits yang terulang , tinggal 4.000 buah hadits.

3. Kitab sunan An Nasa’i

Nasa’i begitulah ia dikenal, lahir pada tahun 215 H, nama lengkapnya Abu ‘Abd Al-Rahman Ahmad bin Syu’aib bin Ali bin Sina bin Bahr Al-Khurasani Al-Nasa’i. karyanya yang paling masyhur adalah al-Sunan al-Mujtaba yang ternyata merupakan seleksi dari al-Sunan al-Kubra.[3] dengan beberapa perubahan. Imam Nasa’i berkomentar tentang kitab ini dengan mengatakan “Kitab Sunan seluruhnya shahih dan sebagiannya ma’lul dan yang kami namakan al Mujtaba, semua hadisnya shahih”.

Baca Juga: