Macam-macam Kitab Hadist

Macam-macam Kitab Hadist

Macam-macam Kitab Hadist

 

Macam-macam Kitab Hadist
Macam-macam Kitab Hadist

a. Kelompok Jami’

Sesuai dengan namanya kitab jami’ berisikan hadis tentang tema-tema pokok keagamaan. Paling tidak mencakup delapan bab utama mengenai akidah, hukum perilaku para tokoh agama, adab, tafsir, fitan, tanda-tanda kiamat dan manaqib.
Penelusuran hadis melalui kitab-kitab jami’ relatif mudah, oleh karena sistematika isinya yang konkrit. Semua hadis yang berkaitan dengan soal-soal tertentu dimasukkan dalam satu tema. Tema tersebut biasanya dinamakan sebagai nama atau judul kitab.

b. Kelompok Sunan

Kitab sunan adalah kitab-kitab yang menghimpun hadis-hadis hukum yang marfu’ dan disusun berdasarkan bab-bab fiqh.Kitab-kitab yang termasuk kelompok ini juga sangat mudah ditelaah karena bentuknya yang sistematis. Banyak komentator yang menganggap kitab-kitab jenis ini sebagai kompilasi hukum, karena mengutip hadis-hadis yang tersusun dalam tema-tema hukum itu. Yang termasuk jenis kitab ini diantaranya:
Sunan Abu Dawud Sunan al-Darimi
Sunan Al-Tirmidzi Sunan al-Saghir al-Baihaqi
Sunan An-Nasa’i Sunan Ibnu Majah

c. Kelompok Musannafat

Kitab Musannaf adalah kitab hadis yang disusun berdasarkan bab-bab fiqh akan tetapi mencakup hadis mauquf, maqtu’, yang disatukan dengan hadis-hadis marfu’. Kitab jenis ini tidak terlalu dikenal di kalangan masyarakat Islam dan jumlahnya pun relatif sedikit. Kitab-kitab tersebut pada umumnya ditulis pada masa-masa awal kodifikasi hadis, seperti Musannaf Abd al-Razzaq Ibn Hamam al-San’ani (w.211 H), dan Musannaf Abu Bakr Ibn Abi Syaibah (w.235 H). Meskipun jumlahnya sedikit, namun tetap layak diperbincangkan dalam kapasitasnya sebagai khazanah intelektual umat islam.

d. Kelompok Mustadrak

Kitab Mustadrak adalah kitab hadis yang disusun untuk mengakomodir hadis-hadis tertentu yang tidak dimuat dalam kitab-kitab hadis sebelumnya, atau diabaikan karena dianggap rendah kualitasnya. Selanjutnya oleh penulis dicarikan jajaran sanad lainnya sehingga hadis-hadis tersebut dapat disandingkan dengan hadis-hadis sahih yang telah ada.
Salah satu kitab Mustadrak yang terkenal adalah Al-Mustadrak ‘Ala al-Shahihain karya al-Hakim. Kitab ini menyaring hadis-hadis tetentu yang tidak dimuat dalam dua kitab shahih (Bukhari-Muslim), kemudian meneliti sanad-danadnya dari jalur lain.

e. Kelompok Mustakhrajat

Yang termasuk kelompok ini adalah kitab-kitab yang mengambil hadis dari salah satu kitab yang telah ada lalu dikaji sanadnya secara tersendiri selain sanad-sanad yang terdapat dalam kitab terdahulu. Biasanya kitab Mustakhrajat disusun untuk melihat sejauh mana kualitas hadis yang terdapat dalam kitab-kitab tertentu. Selanjutnya oleh pengarang dicarikan jajaran sanadnya dengan menggnakan metode takhrij sehingga melahirkan karya tersendiri yang tidak kalah keorisinilnya
Diantara kitab Mustakhrajat yang terkenal adalah Mustakhrajat Abi Nu’aim al-Asbahani, yang mentakhrij hadis-hadis yang terdapat dalam jami’ al-Shahih karya Imam Bukhari. Kitab Mustakhraj Ahmad Ibn Hamdan al-Naisaburi, yang mengkaji hadis-hadis dalam al-jami’ al-Shahih karya Imam Muslim.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/kumpulan-kultum-ramadhan/