Macam-macam Lembaga Pendidikan Islam

Macam-macam Lembaga Pendidikan Islam

Macam-macam Lembaga Pendidikan Islam

Macam-macam Lembaga Pendidikan Islam

Di dalam Al- Qur’an dan Hadist secara eksplisik tidak di sebutkan secara khusus mengenai lembaga pendidikan, sekolah atau madrasah.Yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Hadist yaitu nama-nama tempat yang baik yang selanjutnya dapat digunakan untuk kegiatan pendidikan Islam dalam arti yang seluas-luasnya, seperti rumah, mesjid, dan majlis,sebagai mana yang tercantum dalam Al-Qur’an (Q.S.Ali Imran: 3: 159).

$yJÎ6sù 7pyJômu‘ z`ÏiB «!$# |MZÏ9 öNßgs9 ( öqs9ur |MYä.$ˆàsù xá‹Î=xî É=ù=s)ø9$# (#q‘ÒxÿR]w ô`ÏB y7Ï9öqym (ß#ôã$$sù öNåk÷]tã öÏÿøótGó™$#ur öNçlm;öNèdö‘Ír$x©ur ’Îû ÍöDF{$# ( #sŒÎ*sù |MøBz•tãö@©.uqtGsù ’n?tã «!$# 4 ¨bÎ) ©!$# =Ïtä†tû,Î#Ïj.uqtGßJø9$# ÇÊÎÒÈ

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu[246]. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

  1. Rumah (al-bait)

Dalam bahasa Indonesia, rumah diartikan sebagi bangunan tempat tinggal, bangunan pada umumnya seperti gedung dan sebagainya dan dipakai juga arti kiasan dan berbagai kata majmuk. Dalam bahasa Arab rumah  terjemahan dari kata bata,yabitu baytan, yang artinya bermalam atau menginap.

Adapun rumah yang pertama kali digunakan sebagai tempat belajar yaitu rumah al-Arqam  (Dar al-Arqam). Ditempat itulah yang pertama kali kaum Muslim dan Rasullullah SAW berkumpul untuk belajar hukum-hukum dan dasar-dasar agama Islam.

Fungsi rumah sebagai tempat pendidikan sesungguhnya dapat dilihat dari dua aspek dengan penjelasannya sebagai berikut.Pertama, dari segi pendidikan formal, yaitu pendidikan yang dilakukan oleh kedua orang tua terhadap putra-putrinya. Pendidikan di rumah ini ditekankan pembinaan watak, karakter, kepribadian, dan keterampilan dalam mengerjakan pekerjaan atau tugas keseharian yang biasa terjadi di rumah tangga. Bagi anak laki-laki misalnya dibiasakan mengerjakan tugas-tugas yang mengembala ternak, memperbaiki rumah, dan sebagainnya. Kedua, dari segi pendidikan nonformal, yaitu pendidikan yang dilakukan di rumah bentuk mencari materi pengajaran, guru, metode pengajaran, dan lainnya tidak dibakukan secara formal. Pendidikan nonformal yang dilakukan dirumah ini misalnnya pendidikan yang berkaitan dengan penanaman akidah, bimbingan membaca dan menghafal Al-Qur`an, peraktek ibadah, prakter akhlak mulia. Pendidikan nonformal di rumah ini masih terus berlanjut hingga saat ini. Baik di pedesaan maupun di daerah pinggiran perkotaan.

  1. Masjid dan suffah

Dalam bahasa Indonesia, mesjid diartikan rumah tempat bersembayang bagi orang Islam. Di dalam bahasa Inggiris, kata Masjid merupakan terjemahan dari kata Mosque.

Di dalam Al-Qur’an kosa kata Masjid disebut sebanyak delapan belas kali dan dihubungkan dengan berbagai hal dan kegiatan. Di antaranya ada kosa kata Masjid yang dihubungkan dengan Masjidil Haram sebanyak 14 kali, yang di dalamnya terdapat Kabbah di Mekkah (lihat Qs. Al- Baqorah (2) :144, 149, 150, 191, 196, 217 : al-Maidah al-Hajj (22) dan al- Fath (48) : 25), dan adapula kosa kata Masjid yang dihubungkan dengan Masjid yang pertama (9: 108), dan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan dalam rangka meninggikan kalimat dan syair Islam (QS. AL- Taubah (9) : 18).

Diantaranya pada pada surah (Q.S. Al-Baqorah (2: 144).

ô‰s% 3“ttR |==s)s? y7Îgô_ur ’Îû Ïä!$yJ¡¡9$# (y7¨YuŠÏj9uqãYn=sù \’s#ö7Ï% $yg9|Êös? 4 ÉeAuqsùy7ygô_ur tôÜx© Ï‰Éfó¡yJø9$# ÏQ#tysø9$# 4ß]øŠymur $tB óOçFZä. (#q—9uqsù öNä3ydqã_ãr¼çntôÜx© 3 ¨bÎ)ur tûïÏ%©!$# (#qè?ré& |=»tGÅ3ø9$#tbqßJn=÷èu‹s9 çm¯Rr& ‘,ysø9$# `ÏB öNÎgÎn/§‘ 3 $tBurª!$# @@Ïÿ»tóÎ/ $£Jtã tbqè=yJ÷ètƒ ÇÊÍÍÈ

“Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit[96], Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. dan dimana saja kamu berada, Palingkanlah mukamu ke arahnya. dan Sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan”.

Dalam perkembangan selanjutnya Masjid berperan sebagai lembaga pendidikan Islam, dan kerenanya Masjid dapat dikatakan sebagai madrasah yang berukuran besar pada masa permulaan sejarah Islam dan masa-masa selanjutnya merupakan tempat menghimpun kekuatan ummat Islam baik dari segi fisik maupun mentalnya. Berdasarkan catatan sejarah Islam, bahwa Masjid yang pertama dibangun Nabi adalah Masjid al- Taqwa di Quba pada jarak perjalan kurang lebih 2 mil kota Madinah ketika Nabi berhijrah dari Makkah.

Selanjutnya Rasulullah membangun ruangna di sebelah utara Masjid Madinah dan Masjid al- Haram yang disebut al-suffah untuk tempat tinggal orang-orang fakir miskin yang tekun mempelajari ilmu, mereka dikenal sebagai ahli suffah.

Dalam bahasa Indonesia, rumah diartikan sebagi bangunan tempat tinggal, bangunan pada umumnya seperti gedung dan sebagainya dan dipakai juga arti kiasan dan berbagai kata majmuk. Dalam bahasa arab rumah  terjemahan dari kata bata,yabitu baytan, yang artinya bermalam atau menginap.

Adapun rumah yang pertama kali digunakan sebagai tempat belajar yaitu rumah al-Arqam  (Dar al-Arqam). Ditempat itulah yang pertama kali kaum Muslim dan Rasullullah SAW berkumpul untuk belajar hukum-hukum dan dasar-dasar agama Islam.

Fungsi rumah sebagai tempat pendidikan sesungguhnya dapat dilihat dari dua aspek dengan penjelasannya sebagai berikut. Pertama, dari segi pendidikan formal, yaitu pendidikan yang dilakukan oleh kedua orang tua terhadap putra-putrinya.Pendidikan di rumah ini ditekankan pembinaan watak, karakter, kepribadian, dan keterampilan dalam mengerjakan pekerjaan atau tugas keseharian yang biasa terjadi di rumah tangga. Bagi anak laki-laki misalnya dibiasakan mengerjakan tugas-tugas yang mengembala ternak, memperbaiki rumah, dan sebagainnya. Kedua, dari segi pendidikan nonformal, yaitu pendidikan yang dilakukan di rumah bentuk mencari materi pengajaran, guru, metode pengajaran, dan lainnya tidak dibakukan secara formal. Pendidikan nonformal yang dilakukan dirumah ini misalnnya pendidikan yang berkaitan dengan penanaman akidah, bimbingan membaca dan menghafal Al-Qur’an, peraktek ibadah, prakter akhlak mulia. Pendidikan nonformal di rumah ini masih terus berlanjut hingga saat ini. Baik di pedesaan maupun di daerah pinggiran perkotaan.


Baca Juga :