Menristekdikti: Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing di Era Rovolusi Industri 4.0

Menristekdikti Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing di Era Rovolusi Industri 4.0

Menristekdikti: Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing di Era Rovolusi Industri 4.0

Menristekdikti Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing di Era Rovolusi Industri 4.0
Menristekdikti Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing di Era Rovolusi Industri 4.0

Para pelaku pendidikan dari berbagai belahan nusantara tengah menjadi fokus perhatian.

Tepat pada 2 Mei, Pemerintah dan berbagai elemen masyarakat merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Untuk tahun 2018 kali ini, Hardiknas Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) difokuskan di Universitas Padjadjaran, Jawa Barat.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mengajak Perguruan Tinggi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing di era Revolusi Industri 4.0. Terutama dengan meningkatkan riset, dan proses pembelajaran berbasis daring atau online.

“Kita berharap, perguruan tinggi harus berani melakukan berbagai riset serta mempublikasikannya kepada dunia.

Pembelajaran sistem daring pun sangat penting di samping face to face, karena sekarang sudah masuk era global dan digital,” ungkap Nasir saat menjadi Pembina Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Universitas Padjajaran, Rabu (02/05).

Ia pun menambahkan, di momen Hardiknas ini pendidikan di Indonesia terus meningkat. Terutama perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Terlebih saat ini, tingkat publikasi internasional dan riset Indonesia telah mengalami peningkatan pesat sejak 2014.

“Dulu, 2014 kita berada di nomor empat di Asia Tenggara setelah Malaysia, Singapura dan Thailand.

Lalu publikasi internasional Indonesia terus meningkatkan, April (2018) kemarin Indonesia masuk peringkat kedua di Asia Tenggara dengan 5.125 publikasi yang terindeks Scopus,” pungkasnya.

Adapun publikasi ilmiah Singapura dan Thailand, masing-masing 4.948 dan 3.741 publikasi. Sementara Malaysia sebanyak 5.999 publikasi.

 

Sumber :

https://egriechen.info/nilai-dari-proses-pembuatan-pinisi/