Observasi nonpartisipan

Observasi nonpartisipan

Dalam hal ini peneliti berada diluar subyek yang diamati dan tidak ikut dalam kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan. Dengan demikian peneliti akan lebih leluasa mengamati kemunculan tingkah laku yang terjadi.

Contoh: Penelitian tentang Evakuasi korban tanah longsor di Samigaluh, Yogyakarta.

  1. Observasi sistematik (observasi berkerangka)

Peneliti telah membuat kerangka yang memuat faktor-faktor yang telah diatur terlebih dahulu.

Kendala yang dihadapi adalah:

  1. Ruang lingkup yang lebih sempit, kesempatan/waktu sangat pendek
  2. Memerlukan observer banyak, dengan tugas khusus
  3. Mempergunakan alat pencatat mekanik (tustel, tape recording, video camera).

Bardasarkan atas cara pengamatan , observasi dibedakan menjadi:

  1. Observasi terstruktur

Penelitian diarahkan pada pemusatan perhatian pada tingkah laku tertentu sehingga dapat disusun pedoman tentang tingkah laku apa saja yang harus diamati. Dalam metode observasi terstruktur dapat dilakukan perhitungan kejadian yang berkaitan dengan tingkah laku tersebut, disusun atas tingkah laku tersebut dan pengelompokan dalam konsep-konsep yang sudah disediakan atau dengan menggunakan skala peringkat.

Contoh: Penelitian tentang pengembalian Orang hutan pada habitatnya.

  1. Observasi tak terstruktur

Dalam hal ini peneliti tidak mempersiapkan catatan tentang tingkah laku tertentu apa saja yang harus diamati. Peneliti mengamati arus peristiwa dan mencatatnya atau meringkasnya untuk kemudian dianalisis. Observasi tak terstruktur biasanya berkaitan dengan observasi partisipan. Pencatatan dilakukan setelah peneliti ada waktu dan tidak terlibat dengan kegiatan subyek penelitian.

Contoh: Penelitian tentang Evakuasi Korban Tsunami di Rajegwesi Jawa Timur.[10]

  1. Studi Dokumentasi

Studi dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditunjukkan kepada subjek penelitian. Dokumen dapat dibedakan menjadi dokumen primer, jika dokumen ini ditulis oleh orang yang langsung mengalami suatu peristiwa; dan dokumen skunder, jika peristiwa dilaporkan orang lain yang selanjutnya ditulis oleh orang lain. Otobiografi adalah contoh dokumen primer dan biografi seseorang adalah contoh dokumen skunder.[11]

Dokumen dapat berupa catatan pribadi, surat pr

sumber :

https://sel.co.id/gb-whatsapp-apk/