Padang Lamun

 Padang Lamun

      Ekosistem padang lamun (sea grass) seringkali dijumpai berasosiasi dengan hutan mangrove dan terumbu karang. Diperkirakan terdapat 12 jenis padang lamun yang tersebar di Selat Malaka, Teluk Jakarta, Kepulauan Seribu, dan Kepulauan Riau. Hamparan yang tebal jenis Thalassia hemprichii dan Syringodium isoetilivum di Indonesia Timur.  Padang lamun menjadi tempat migrasi fauna laut yang mencari makan, berpijah, dan berlindung. Fungsi lainnya adalah mengatur aliran hara organik dan anorganik yang tercuci dari daratan sehingga kekeruhan menjadi berkurang. Peranan lainnya adalah sebagai habitat dan penyedia sumber makanan bagi udang, ikan, teripang, dan kerang-kerangan. Bagi manusia, padang lamun dimanfaatkan untuk pembuatan tikar, bahan kimia, dan obat-obatan.

  1. Rumput Laut

      Ekosistem rumput laut terdapat pada zona antara terumbu karang dan hutan mangrove. Potensi terbesar dijumpai di wilayah Indonesia Timur. Rumput laut merupakan sumber agar-agar dan dimanfaatkan untuk makanan ternak dan bahan baku industri.

  1. Estuari (muara)

      Merupakan perairan semi tertutup yang memiliki hubungan bebas dengan laut. Dijumpai di sepanjang pantai Pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Irian Jaya. paling sedikit ada 6 kelompok tumbuhan yang menunjang produktifitas primer, yaitu: makrofit (rumput laut, mangrove, dan semak belukar), mikroepifit algae, makroepifit algae, mikroalgae, benthic makroalgae, dan fitoplankton. stuari memiliki produktifitas primer netto sekitar 2000 gram berat kering per m2 per tahun, dibandingkan dengan rata-rata daratan sekitar 730 dan lautan 155 gram berat berat kering per m2 per tahun. Produktifitas estuari hampir sama dengan produktifitas hutan hujan tropika basah. Keadaan disebabkan:

–      daerah estuari sebagai daerah tangkapan nutrien

–      adanya faktor fisik yang menghasilkan sirkulasi percampuran air laut dan air tawar sehingga nutrien terangkat ke atas dan dapat digunakan oleh organisme fotosintetik untuk pertumbuhannya.

3) Ekosistem Air Tawar

Sebagai tempat hidup dari organisme perairan memiliki porsi relaif lebih kecil dibandingkan daratan dan lautan, namun dari segi kepentingan manusia sangat besar. Peranan penting bagi manusia antara lain:

–      sebagai sumber dalam produksi ikan dan hewan air lainnya.

–      digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan air minum, MCK, irigasi, PLTA, industri, dan lain-lain.

Sumber :

https://littlehorribles.com/