Ribuan Peserta SBMPTN Asal Sukabumi Dan Cianjur Serbu Kota Sukabumi

Ribuan Peserta SBMPTN Asal Sukabumi Dan Cianjur Serbu Kota Sukabumi

Ribuan Peserta SBMPTN Asal Sukabumi Dan Cianjur Serbu Kota Sukabumi

Ribuan Peserta SBMPTN Asal Sukabumi Dan Cianjur Serbu Kota Sukabumi
Ribuan Peserta SBMPTN Asal Sukabumi Dan Cianjur Serbu Kota Sukabumi

Ribuan peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

asal Sukabumi dan Cianjur laksanakan ujian tersebut di beberapa sekolah yang berada di Kota Sukabumi, Selasa (8/5). Mereka bersaing untuk masuk perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun, lokasi pelaksanaan SBMPTN di Kota Sukabumi terbagi di sembilan tempat. Sebanyak 840 di SMAN 1 Kota Sukabumi, 800 SMAN 3, 480 SMAN4, 600 SMAN 5, dan 300 di MAN1. Selain itu, sebanyak 400 di SMPN 1 Kota Sukabumi, 500 SMPN2, 400 SMPN 15, dan 240 di SMA Mardi Yuana. Sehingga total yang mengikuti SBMPTN 2018 dari Sukabumi dan Cianjur sebanyak 4.480 orang.

Koordinator Pengawas SBMPTN Muhammad Hasan Asari mengatakan, peserta tes tahun ini

mengalami kenaikan sebanyak 980 orang dibanding tahun sebelumnya. Pada 2017 lalu jumlah peserta sebanyak 3.500 orang. “Tahun sekarang animonya cukup tinggi. Bahkan mencapai 4.480 orang,” ujarnya kepada RMOLJabar, Selasa (8/5).

Hasan mengatakan, para siswa yang melaksanakan tes SBMPTN tersebut dibagi beberapa sesi. Mulai dari pagi hingga siang. “Ada yang tiga sesi dan dua sesi. Tergantung yang diujikannya,” ucapnya.

Menurutnya, terdapat tiga kategori tes yang dilaksanakan dalam SBMPTN tersebut.

Ke tiga kategorinya ialah tes potensi akademik, science, dan sosial humaniora. “Jadi pertama yang dites ialah potensi akademik dulu. Setelah itu berlanjut ke tes lainnya,” ungkapnya.

Terkait hasil seleksinya, kata Hasan akan diumumkan sebulan pasca pelaksanaan. Namun persentase keberhasilan sendiri itu tergantung dari PTN itu sendiri. “Jadi kuotanya sendiri tergantung perguruan tinggi masing-masing. Kita hanya pelaksanaan saja,” terangnya

Termasuk pelaksanaan di Sukabumi sendiri, kata Hasan, sebagai sarana untuk mempermudah siswa. Sehingga tidak perlu berangkat jauh-jauh untuk mengikuti SBMPTN. “Kalau ke Bandung pasti biayanya cukup besar. Beda kalau di Sukabumi atau Cianjur, masih terjangkau. Makanya setiap tahun kita bergantian pelaksanaannya. Antara di Sukabumi dan Cianjur,” pungkasnya

 

Baca Juga :