ROUTE PENGGUNAAN OBAT

ROUTE PENGGUNAAN OBAT

Oral,  injeksi,  inhalasi,  permukaan kulit, dan  selaput lendir

(mukosa mata,  mukosa hidung,  mukosa  teling . Anus, uretra, dan  vagina)

  1. Route Oral :

–       Kebaikan: Menyenangkan, mudah, aman.

–    Kejelekan: Obat mengalami kerusakan oleh cairan lambung, Obat tidak dapat dipakai bagi pasien muntah-muntah, koma

  1. Route inhalasi

–     Kebaikan  :  Absorpsi cepat karena permukaan absorpsi sangat luas,Terhindar dari eliminasi di hati, Pada asma bronkial, obat dapat langsung mengenai SSR

–    Kejelekan :  Diperlukan alat dan metoda khusus yg agak sulit, Sukar mengatur dosis, Banyak obat mengiritasi epitel paru2.

  1. Route Injeksi

–    Kebaikan : Efek lebih cepat dan teratur, dapat diberikan kepada pasien yg  tidak kooperatif dan berguna pada saat darurat.

–  KejelekanButuh cara aseptis, sediaan harus steril, disertai rasa nyeri, kemungkinan bahaya penularan penyakit dan sukar melakukan sendiri

                     Bentuk sediaan : Larutan  (Solutio / Emulsi / Suspensi)

           Syarat mutlak :  harus steril

Contoh:Injeksi Vit.B1 (larutan dalam air)

OBAT SISTEM KARDIOVASKULER  

            (Kardio=jantung, Vaskuler=system  vaskularisasi pembuluh darah)

  1. Obat gangguan jantung (Angina, aritmia, insuffisiensi jtg)
  2. Obat gangguan pembuluh darah (Hipertensi)
  3. Obat gangguan darah (Anti anemia, anti-koagulan,Anti-perdarahan)

OBAT GANGGUAN DARAH

  1. Obat Anemia Kekurangan Zat Besi (Ferriprive)

Penyebab  :

  • Tidak mengkonsumsi cukup zat besi dalam makanan (hewani dan nabati—daging hati, ikan, telur, ayam, sayur bayam, kangkung, dsb)
  • Kehilangan banyak darah (Menstruasi, perdarahan persalinan, kecelakaan, kecacingan, dsb)

Defisiensi Fe/zat besi akan menyebabkan  sel darah merah terbentuk  lebih kecil atau kandungan Hb yang rendah.  Maka zat besi berperan untuk produksi Hb (Haemoglobin) yang  membawa oksigen.

            Obat-obat  Anti-anemia (hematinik) :

  • Obat-Obat  yang mengandung Fe (Engobion, Sangobion, Tablet Fe, sakatonik liver.)
  • Vitamin B12 (sianokobalamin) berperan dalam sintesis DNA yang normal.
  • Asam Folat terdapat pada hati, ragi dan daun hijau
  • Kebutuhan Tablet besi untuk Bumil : 90 tablet pada trimester I  (sehari 1 x 1 tablet)
  •    Dampak penyakit anemia  pada Bumil, beresiko kematian  jika terjadi perdarahan pada  saat persalinan.
  1. Antikoagulan

            mencegah terjadinya pembekuan darah dengan cara menghambat fungsi pembeku darah

Indikasi : untuk mencegah terbentuknya / meluasnya thrombus/emboli

Obat  : a).  Heparin (injeksi, topical) b). Warfarin, kumarin, dicumarol, nikumalone

  1. Anti Perdarahan (Hemostatik)

            menghentikan perdarahan yang disebabkan oleh defisiensi factor pembeku darah (penderita hemophilia), atau factor lainnya (persalinan, kecelakaan, hemaroid, dsb)

Obat : Fitomenadion (Vitamin K) tablet, injeksi,  Efinefrin,dsb

 

Sumber :

https://littlehorribles.com/