Rumusan Pertama

 Rumusan Pertama

 Rumusan Pertama

 Rumusan Pertama

  1. Aturan Umum Hukum Pidana

            Aturan Umum hukum pidana dalam buku I KUHP adalah  berupa aturan dasar hukum pidana yang bersifat dan berlaku umum yang berisi larangan perbuatan tertentu baik tindak pidana dalam buku II (kejahatan) dan buku III KUHP (pelanggaran), maupun tindak pidana di luar KUHP yang di sertai ancaman pidana bagi yang melanggar larangan tersebut.

  1. Aspek Larangan Berbuat yang Disertai Ancaman Pidana

            Aspek Larangan Berbuat yang Disertai Ancaman Pidana ini sering disebut dengan tindak pidana/pernuatan pidana/delik yang merupakan rumusan tentang perbuatan yang dilarang yang disertai ancaman bagi yang melanggar larangan tersebut.

Perbuatan-perbuatan yang di larang pada garis besarnya terdiri dari dua golongan,yaitu:

  1. Perbuatan Aktif yang disebut perbuatan jasmaniah yang dilakukan secara fisik.

Contoh : tentang pencurian (pasal 362) dan tentang pembunuhan (pasal 338).

  1. Perbuatan Pasif (tidak melakukan perbuatan secara fisik dimana hal tersebut justru melanggar hukum.

Contoh : perbuatan “membiarkan dalam keadaan sengsara” (pasal 304).

  1. Rumusan Kedua

            Aspek hukum pidana dalam rumusan kedua adalah mengenai kesalahan dan pertanggung jawaban pada diri si pembuat. Seperti dalam hukum pidana terdapat asas tiada pidana tanpa kesalahan yang artinya seseorang dapat dipidana apabila perbuatannya dinyatakan melanggar larangan hukum.

  1. Rumusan ketiga

          Dalam rumusan ketiga hukum pidana dalam arti bergerak yang berfungsi sebagai dasar-dasar untuk melaksanakan hukum pidana materiil dan memuat aturan tentang bagaimana negara harus berbuat dalam rangka menegakkan hukum pidana.

 

https://rianablog.com/planescape-apk/