Sejarah Laut Mati

Sejarah Laut Mati

Sejarah Laut Mati

Sejarah Laut Mati
Sejarah Laut Mati

Laut Mati, membacanya sedikit menyeramkan bukan? Namun pada kenyataannya tidak mematikan. Namun sejarah dan cerita yang mengiringinya cukup membuat tubuh merinding. Laut Mati menjadi bukti kekuasaan Tuhan yang menenggelamkan umat Nabi Luth AS atas maksiat yang mereka lakukan kira-kira 3900 tahun yang lampau, yakni homoseksual. Nah Sobat, mari mengetahui lebih dalam tentang Laut Mati, yang merupakan daerah paling rendah di dunia karena berada pada 420 meter di bawah permukaan laut.

Laut Mati terletak sekitar 50 km dari Amman- ibu negara Jordan,  dan sekitar 95 km dari Mantiqah Karak

Laut Mati sebenarnya bukanlah seperti laut kebanyakan yang bermuara pada samudra. Pasalnya laut Mati hanya seperti danau yang luas. Mengapa disebut laut mati, karena air didanau ini terasa sangat asin dan lahan danau yang sangat luas.

Dalam bahasa Arab, Laut Mati bernama ‘Bahrul Mayyit’ yang artinya ya sama yaitu Laut Mati juga. Sedangkan dalam bahasa Ibrani lama menyebutnya dengan  ‘Yam ha Maved’ yang berarti ‘Laut Pembunuh’.

Danau ini memiliki panjang mencapai 47 mil atau sekitar 75 km lebih

Sementara lebarnya mencapai 10 mil atau sekitar 16 km. Kedalam LautMati bisa mencapai 422 meter. Laut Mati ini terletak di persimpangan dan perbatasan beberapa negara. Di sisi sebelah Barat, laut ini diapit oleh negara Israel dan Palestina (Tepi Barat) dan di sisi Timur adalah berada dalam kawasan Yordania.

Kandungan garam laut mati ini adalah 33,7% atau sekitar 8,6 kali lebih banyak dari kandungan garam di laut biasa. Setiap benda yang dimasukan kesana akan terpaung karena tingginya kadar garam ini, termasuk juga tubuh manusia. Karena kadar garam yang tinggi juga, semua jenis makhluk hidup tidak bisa hidup disana. Jangankan hidup, berenang pun ikan akan sulit karena dia pasti akan terapung terus.

Air yang berada di Laut Mati merupakan air yang berasal dari sungai Jordan

Akan tetapi, jika air yang sudah masuk ke laut ini tidak akan mengalir dan bergeser dan di buang ke tempat lain. Padahal di tempat lain di Yordan ada juga danau yang tidak asin di tempat lain yang akan menerima aliran air dan memberikan pada orang lain jika sudah berlimpah, termasuk memberi manfaat untuk kehidupan, semisal bisa diminum dan untuk penopang hidup makhluk lain di sekitarnya.

Sedangkan di laut mati, semua aliran akan berhenti, dan tidak bisa digunakan untuk minum. Bahkan banyak orang yang menjauh dari laut ini, karena juga menyimpan bau garam yang menyengat.

Sementara itu, Laut Mati juga menyimpan kisah sejarah tentang Laknat Allah terhadap kaum Nabi Luth

Dalam Alquran disebutkan, di sana bahwa Nabi Luth diperintahkan Tuhan untuk memperingatkan kaumnya yang melegalkan perilaku homoseksual. Karena umat Luth mengabaikan seruan sang Nabi, maka Allah memerintahkan Nabi Luth untuk menyingkir dari kota Sodom dan Gomorah tersebut.

Setelah itu terjadi sebuah gempa vulkanis yang diikuti letusan lava, kota-kota tersebut diruntuhkan, lalu dijungkirbalikkan hingga semuanya masuk ke dalam Laut Mati ini. Inilah bukti sejarah mematikan dan penenggelaman dari sebuah kaum yang juga berujung pada kematian. Ini pula yang konon melatari penyebutan laut mati dalam berbagai versi, termasuk bahasa Ibrani dan Arab tersebut.

Nah Sobat sekarang sudah taukan kenapa Danau ini disebut Laut Mati? Secara sejarah dan penelitian yang dihasilkan, memang namanya sudah pas untuk penyebutan Danau ini. Walau banyak orang yang menjauhi, ternyata banyak juga wisatawan yang datang untuk menikmati hari dengan mengapung di atas permukaan air.

Baca juga artikel: