Selesaikan Tantangan di Asia, Tim Semar UGM Bertanding di Level Dunia

Selesaikan Tantangan di Asia, Tim Semar UGM Bertanding di Level Dunia

Selesaikan Tantangan di Asia, Tim Semar UGM Bertanding di Level Dunia

Selesaikan Tantangan di Asia, Tim Semar UGM Bertanding di Level Dunia
Selesaikan Tantangan di Asia, Tim Semar UGM Bertanding di Level Dunia

Setelah berhasil menjadi juara 1 pada ajang Driver’s World Championship (DWS)

level Asia pada Maret lalu di Singapura, kendaraan kategori Urban milik Tim Semar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akan menjadi perwakilan Asia di kompetisi yang sama tingkat dunia.

Perlombaan itu akan digelar pada 8 Juli mendatang di London, Inggris. Dalam persiapannya, para mahasiswa melakukan beberapa revisi minor untuk perbaikan dan peningkatan mileage.

Antonius Adhika, Ketua Tim Semar mengatakan, perbaikan diprioritaskan yang urgen saja mengingat hanya ada waktu sebulan saja untuk persiapan. Sebab pada awal Juni nanti, kendaraan harus sudah di Shipping ke London.

“Kami mencoba mempersiapkan kendaraan sebaik mungkin untuk mencapai mileage

yang terbaik. Kami akan usahakan yang terbaik untuk UGM dan Indonesia di London. Lomba ini paling bergengsi karena kendaraan mahasiswa dari seluruh dunia dikompetisikan,” katanya, di UGM pada Selasa (17/4).

Kompetisi DWC di London itu nantinya berupa lomba adu cepat, hemat, dan keandalan. Untuk pesertanya, setiap benua hanya diperbolehkan mengirim 3 kendaraan saja.

Jayan Sentanuhady, pembimbing Tim Semar mengatakan, ajang paling bergengsi sejagad untuk kompetisi otomotif tingkat mahasiswa ini karena selain kendaraan diuji kecepatan maupun keandalannya sekaligus juga harus hemat.

“Ini yang susah. Oleh sebab itu, ramuan antara performance mesin, aerodinamika body,

keandalan struktur kendaraan dan kebiasaan pengemudi menjadi ajang racikan yang pas. Ini tantangannya, menyeimbangkan dari hal-hal di atas,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor UGM, Panut Mulyono menambahkan, diharapkan kegiatan mahasiswa ini dapat meningkatkan kemampuan hard skill dan soft skill mahasiswa untuk kapasitas keilmuan dan kompetensi.

“Harapannya inovasi-inovasi kendaraan Tim Semar UGM dapat segera dihilirkan dan dirasakan dampak inovasi tersebut oleh masyarakat luas. Berkompetisi itu yes, tetapi menghilirisasi inovasi Tim Semar UGM juga harus diprioritaskan,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/kata-ulang/