SISTEM REGISTRASI PENDUDUK

SISTEM REGISTRASI PENDUDUK

Sistem registrasi penduduk merupakan suatu sistem registrasi yang dipelihara penguasa setempat dimana biasanya dicatat setiap kelahiran, kematian, adopsi, kematian, perceraian, perubahan pekerjaan, pekerjaan nama dan perubahan tempat tinggal (Rusli S, 1995:30-31). Data populasi berdasarkan registrasi penduduk yang diperoleh dari catatan administrasi perangkat desa. Pada tingkat regional dan nasional, data diperoleh dengan menambahkan satu catatan kedalam catatan lain untuk semua penduduk desa. Aktivitas ini( dilakukan oleh kementrian dalam negeri) menggunakan pendekatan de jure (BPS, 2015) . Catatan di buat bagi tiap individu, dan perubahan- perubahan dilakukan sekama masa hidupnya. Sedangkan sistem registrasi kejadian kejadian vital bertalian dengan regsitrasi seperti ke lahiran, kematian, kematian janin, abortus, perkawinan dan perceraian. Perubahan nama, perubahan pekerjaan, dan perubahan pekerjaan (migrasi ke dan dari suatu daerah) tidak termasuk kedalam registrasi kejadian-kejadian vital. Mengenai gerak penduduk antar Negara, pencatatan orang-orang yang masuk kedalam dan keluar dari suatu Negara dilakukan di pelabuhan-pelabuhan udara dan laut oleh pegawai-pegawai tempat Imigrasi bagi setiap orang yang berangkat dan tiba disediakan formulir yang harus di isi (Rusli S, 1995:30-31).

sumber :

https://afmar.co.id/seva-mobil-bekas/