Tata Cara Mengerjakan Sholat Hajat Yang Baik Dan Benar

Tata Cara Mengerjakan Sholat Hajat Yang Baik Dan Benar

 

Tata Cara Mengerjakan Sholat Hajat Yang Baik Dan Benar

Tata Cara Sholat Hajat Yang Baik Dan Benar

Nah, pada kesempatan kali ini kami akn membahas sedikit mengenai tata cara mengerjakan sholat hajat. Artikel ini mungkin bermanfaat bagi Anda yan sedang ingin melakukan sholat hajat namun belum mengetahui tata cara nya. Oke, langsung saja simak ulasan kami dibawah ini.

Pengertian dari Sholat hajat

itu sendiri adalah salah satu shalat sunnat yang biasanya dikerjakan apabila umat muslim sedang menginginkan atau memiliki hajat (Kebutuhan) tertentu yang mau dikabulkan oleh Allah. Misalnya yaitu ingin dibukakan pintu rejeki, ingin cepat naik gaji, ingin naik pangkat dan lain lain.

Hajat juga memiliki arti kebutuhan. Apabila kta memiliki suatu hajat atau keinginana maka Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk melakukan sholat sunnah hajat. Seperti yang di kutip dari (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah) yang bunyinya :

“Barangsiapa yang memunyai kebutuhan (hajat) kepada Allah atau salah seorang manusia dari anak-cucu adam, maka wudhulah dengan sebaik-baik wudhu. Kemudian shalat dua rakaat (shalat hajat), lalu memuji kepada Allah, mengucapkan salawat kepada Nabi saw Setelah itu, mengucapkan “Laa illah illallohul haliimul kariimu, subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim…

Tata Cara Sholat Hajat Yang Baik Dan Benar

Cara mengerjakan sholat sunnah hajat pada dasarnya sama dengan mengerjakan sholat sholat pada umumnya. Shalat hajat biasanya dilakukan minimal 2 raka’at dan maksimal 12 raka’at dengan salam setiap 2 rakaat.

Waktu dalam mengerjakan Shalat ini dapat dilakukan kapan saja. Dengan catatan dalam mengerjakannya tidak pada waktu waktu yang diharamkan untuk mengerjakan sholat. Kita boleh melakukanya malam atau siang hari.

Baca Juga: nama bayi perempuan islam

Niat : Ushallii sunnatal haajati rak’aataini lillaahi ta’aala.
Setelah mengerjakan sholat hajat dianjurkanuntuk membaca istigfar 100x, kemudian membaca shalawat nabi 100x. Anjuran ini sesuai dengan yang tertera dalam kitab Tajul Jamil lil ushul.

Allahuma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin shalaatarridhaa wardha ‘an ashaabihir ridhar ridhaa.

Seteah itu Anda membaca doa hajat keinginan Anda. Dengan penuh keyakinan bahwa hajat Anda pasti akan dikabul oleh Allah SWT.

Artinya:“Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang.”a