Terbentuknya tata surya

Terbentuknya tata surya

Ada beberapa teori terbentuknya tata surya yaitu

  1. Hipotesis Nebular

Kant dan laplace (1796), mengatakan bahwa tata surya terbentuk dari kondensasi massa awan panas  atau massa kabut gas yang sangat panas. Dalam proses kondensasi tersebut, massa kabut gas yang jauh dari pusat massa tertinggal. Ia tidak ikut tertarik kea rah pusat. Setelah mendingin, pusat massa menjadi bintang dan matahari dan massa yang tertinggal mengelilingi matahari menjadi planet-planet dan benda angkasa lainnnya.

  1. Hipotesis Planettessimal

Chamberlain dan Moulton (1905), mengemukakan bahwa pembentukan sistem tata surya tidak berasal dari satu massa, tetapi dua massa kabut gas saling berdekatan akan menimbulkan gaya tarik-menarik. Akibatnya, sebagian massa dari kedua massa kabut gas tersebut terlepas dan setelah mendingin ternbentuklah benda-benda kecil yang padat (planettesimal).

  1. Hipotesis tidal

James jeans dan Harold Jeffreys (1919), mengemukakan bahwa planet dan benda-benda angkasa lainnya merupakan percikan dari matahari (tidal). Tidal ini terjadi karena ada dua buah matahari yang bergerak saling mendekat sehingga terjadi gaya tarik-menarik lalu terjadilah percikan-percikan dari matahari itu. Tidal-tidal inilah yang kemudian menjadi planet dan benda-benda angkasa lainnya.

  1. Bagian-bagian dari tata surya

Surya adalah kata lain dari matahari. Tata surya berarti adanya suatu organisasi yang teratur pada matahari itu. Seperti kita ketahui matahari kita ini dikelilingi oleh Sembilan planet dan beberapa buah satelit.

Bagian-bagian tata surya kita yaitu

  1. Matahari

Matahari merupakan suatu bola gas yang pijar dan terdiri dari 94% atom hidrogen (H), dan 5,9% atom Helium (He), sisanya campuran unsur-unsur carbon (C), dan atom lainnya. Matahari sangat penting bagi kehidupan di bumi, karena merupakan sumber cahaya dan panas (energi), dan mengontrol peredaran planet-planet, yang berarti mengontrol terjadinya siang dan malam, pergantian hari, minggu, bulan dan tahun.

  1. Merkurius

Planet ini adalah planet paling dekat dengan matahari. Waktu paling baik untuk melihat planet ini dari bumi sesaat sebelum matahari terbit dan terbenam. Saat merkurius berada di sebelah barat matahari akan terbit dahulu daripada matahari dan akan kelihatan sebagai bintang pagi. Sebaliknyab saat merkurius disebelah timur matahari akan kelihatan sebelum matahari terbenam dan kelihatan sebagai “bintang sore”.

  1. Venus (bintang kejora)

Venus menempatkan urutan kedua terdekat dengan matahari. Planet ini terlihat cantik dan orang Yunani menanamkan planet ini sesuai dengan nama dewi kecantikan mereka Venus. Itulah sebabnya sehingga ia terkenal dengan nama “bintang kejora” yang bersinar terang pada watu pagi dan sore hari.

  1. Bumi

Tentang bumi sudah dijelaskan lebih detail pada bagian awal

  1. Mars ( Planet Merah)

Planet ini diberi nama sesuai dengan nama dewa perang orang Yunani karena planet ini warnanya kemerah-merahan, akibat dari oksida besi yang banyak terdapat di permukaanya. Mengingat warna merah berkaitan dengan darah dan darah tercecer saat perang maka planet ini diberi nama Mars. Mars mempunyai dua satelit (Phobos dan Deimos), punya atmosfer. Permukaan planet mars sangat dindin, sangat kering, banyak sinar ultraviolet, tidak ada bahan organic, sering terjadi badai, banyak pasir.

POS-POS TERBARU