UNBK Numpang Di Sekolah Lain, Dikhawatirkan Ganggu Psikologis Siswa

UNBK Numpang Di Sekolah Lain, Dikhawatirkan Ganggu Psikologis Siswa

UNBK Numpang Di Sekolah Lain, Dikhawatirkan Ganggu Psikologis Siswa

UNBK Numpang Di Sekolah Lain, Dikhawatirkan Ganggu Psikologis Siswa
UNBK Numpang Di Sekolah Lain, Dikhawatirkan Ganggu Psikologis Siswa

Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan prosentase sekolah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) memang sebuah upaya positif. Hanya saja, kebijakan mendorong sekolah yang belum siap secara fasilitas untuk menumpang UNBK di sekolah lain justru dikhawatirkan mengganggu aspek psikologis siswa, terutama siswa SMP/MTs.

 

“Yang belum dipikirkan oleh pemerintah adalah aspek psikologisnya

. Siswa yang ujian di sekolah lain, terutama siswa SMP dikhawatirkan akan kurang nyaman sehingga mengganggu konsentrasi,” ujar anggota tim IT UNBK DIY, Eka Vicianto.

 

Di sinilah yang perlu dipikirkan lagi oleh para pemangku kebijakan. Memperbanyak sekolah melaksanakan UNBK memang bagus karena lebih efisien dan memperkecil kebocoran soal. Hanya saja, dampak psikologis menumpang ujian juga layak menjadi bahan perhatian.

 

Tidak hanya itu, jarak antar sekolah asal dengan sekolah tumpangan

juga harus diperhatikan. Dengan melaksanakan ujian di sekolah lain tentunya membutuhkan anggaran transportasi tambahan.

 

“Biasanya ke sekolah bisa jalan kaki atau naik sepeda karena dekat, belum tentu setelah numpang ujian bisa tetap naik sepeda atau jalan kaki. Kalau jaraknya jauh kan harus naik kendaraan umum atau diantar orang tua,” imbuh Eka.

 

Terpisah, Waka Kesiswaan SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman,

Ary Gunawan mengatakan sekolahnya siap menggelar UNBK secara mandiri. Sejak awal memang sekolahnya telah menargetkan akan menggelar UNBK. Dia juga setuju, menumpang ujian di sekolah lain dikhawatirkan akan mengganggu psikologis siswa.

 

Baca Juga :